
Seseorang dapat dikatakan dominan ketika dia menjadi sorotan semua orang bisa disebut dengan Goodlooking, lantas bagaimana dengan yang biasa biasa saja, orang yang mereka lihat dicap hina dina dan di cap rendah padahal semua itu cuma hasutan orang yang keukeuh atau ambisi penuh nya untuk menyudutkan orang tertentu. Saya pernah mendengar cacian mengenai pekerjaan dari seseorang yang cacian tersebut tertuju kepada orang yang ia tidak sukai namun itu rasis untuk yang sama dengannya yaitu pekerja kontrak, seolah olah ia cuma nyindir sama masa bekerja dan masa habisnya kerja tanpa ia sadari bahwa pekerja kontrak itu banyak tak hanya orang yang ia singgung, jujur di dalam hati sangat gak enak denger dan baca captionnya di status dan yang lebih sakit nya lagi orang yang sama sama pekerja kontrak juga tercap oleh ia walau tujuannya cuma nyinggung ke seseorang tetapi pekerja kontrak itu banyak, jadi kalau mau menghakimi lihat dulu latar belakangnya jangan asal cetus untuk mengeluarkan unek unek setan apalagi kalau udah rasis. Rasis itu warisan iblis karena ia membuat narasi kepada Allah bahwa api lebih baik dari pada tanah sehingga ia tidak mau untuk bersujud kepada Nabi Adam, dikisahkan dari Al - Qur'an
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
قَا لَ مَا مَنَعَكَ اَ لَّا تَسْجُدَ اِذْ اَمَرْتُكَ ۗ قَا لَ اَنَاۡ خَيْرٌ مِّنْهُ ۚ خَلَقْتَنِيْ مِنْ نَّا رٍ وَّخَلَقْتَهٗ مِنْ طِيْنٍ
qoola maa mana'aka allaa tasjuda iz amartuk, qoola ana khoirum min-h, kholaqtanii min naariw wa kholaqtahuu ming thiin
"(Allah) berfirman, Apakah yang menghalangimu (sehingga) kamu tidak bersujud (kepada Adam) ketika Aku menyuruhmu? (Iblis) menjawab, Aku lebih baik daripada dia. Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 12)
* Via Al-Qur'an Indonesia http://quran-id.com
Tidak semua nya diselesaikan dengan cara hina menghina yang didalamnya terdapat kemudharatan jangan di balas apabila ada orang yang menghakimimu seenaknya cukup lantunkan senyum dan bersikap baik pada semua orang tanpa terkecuali serta berusahalah jadi orang yang bermanfaat bagi sesama dan banyak banyakin berbuat baik karena kebaikan yang kalian lakukan pasti akan dibalas dengan kebaikan pula, sebagaimana Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
هَلْ جَزَآءُ الْاِ حْسَا نِ اِلَّا الْاِ حْسَا نُ ۚ
hal jazaaa`ul-ihsaani illal-ihsaan
"Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula)."
(QS. Ar-Rahman 55: Ayat 60)
* Via Al-Qur'an Indonesia http://quran-id.com
Kadang kadang banyak hal itu tidak bisa diselesaikan dengan kata kata, tapi dengan sabar saja. Percayalah Allah akan memberikan hadiah pada waktu yang paling tepat dengan cara yang paling bagus dan ditempat yang paling indah.
Sekian dari saya kalau ada yang baik itu hanya berasal dari pada Allah dan kalau ada yang salah itu berasal dari saya, karena manusia itu kalau sering bicara pasti ada salahnya. Wallahu'alam bish shawab.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar