Senin, 07 Desember 2020

Pengasingan diri

 


 Dalam beberapa bulan ini sang penulis sering kali melakukan pengasingan diri yang mana ada beberapa faktor, salah satunya yang pertama teman temannya sudah tidak selaras lagi maksud dari tidak selaras yakni tidak nyambung dengan yang mereka lakukan, mereka main game sedangkan diri ini tidak karena sudah off dari game. Kedua karena sang penulis ingin menyendiri saja untuk merenungi semuanya dan yang terakhir untuk menghindari yang namanya obrolan yang tidak ada manfaatnya. Seperti yang dikatakan oleh Qadhi Ahmad bin Abdul Aziz al - Jurjani :

" Tak pernah kunikmati manisnya hidup

 hingga teman dudukku rumah dan buku.

Tak ada yang lebih mulia dari pada ilmu

karenanya aku mencarinya untuk teman akrab.

Kehinaan itu ada karena pergaulan,

Tinggalkanlah mereka dan hiduplah dengan mulia. "


Nah dari sini kita dapat mentadaburi yang dikatakan oleh Qadhi Ahmad bin Abdul Aziz al - Jurjani bahwa kehinaan itu muncul akibat kita bergaul dengan orang yang salah maka dari itu tinggalkan dan berenung untuk kedepannya dalam perihal bergaul.


Bergaulah dengan orang orang yang senantiasa mengingatkanmu kepada Allah dan akhirat dalam rangkat fastabiqul khoirot, kalau didasari dengan berlomba lomba dalam kebaikan pasti mereka akan selalu mengingatkan kita karena yang dipikiran mereka itu hanya ada kebaikan dalam rangka mengejar ridho nya Allah.


Namun, kita juga perlu untuk mengasingkan diri dari banyak nya khalayak orang dan untuk merenungi kesalahan kesalahan yang pernah kifa perbuat, pengasinga diri itu disebut ( 'uzlah ). 'Uzlah disini adalah ber-'uzlah dari segala bentuk kejahatan, dan kemubahan yang berlebihan. Ber-'uzlah seperti ini akan membuat dada menjadi lapang dan mengikis semua kesedihan.


Ibnu Taimiyyah mengatakan, " Ada keharusan bagi hamba untuk melakukan 'uzlah agar dapat beribadah kepada Allah, berdzikir kepada-Nya, membaca ayat ayat-Nya, melakukan muhasabah terhadap dirinya, berdoa kepada-Nya, meminta ampun kepada-Nya, menjauhi tindakan tindakan jelek, dan lain sebagainya.


Disini kita tahu bahwa ber-'uzlah itu perlu kita lakukan dalam rangka untuk mengasingkan diri dari hal-hal yang negatif berupa keburukan dan kejahatan.


Dalam shaidul khathir , Ibnu al - Jauzi telah menuliskan tiga pasal, yang ringkasannya demikian, " Saya tidak melihat dan mendengar manfaat yang lebih besar daripada 'uzlah. Karena 'uzlah adalah sebuah ketenangan, sebuah keangungan, sebuah kemuliaan, sebuah tindakan untuk menjauhkan diri dari keburukan dan kejahatan, sebuah kiat untuk menjaga kehormatan dan waktu, sebuah cara untuk menjaga usia, sebuah tindakan untuk menjauhkan diri dari orang-orang yang mendengki, sebuah perenungan tentang akhirat, sebuah persiapan untuk bertemu Allah, sebuah pemusatan jiwa raga untuk melakukan ketaatan, sebuah pemberdaya nalar terhadap hal-hal yang bermanfaat, dan sebuah eksplorasi terhadap nilai dan hukum dari nash nash yang ada."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berpergian Hendaknya Berdo'a

  Buat penuh kewaspadaan untuk semua orang yang mau keluar atau berpergian sebaiknya kita harus senantiasa berdo'a supaya selamat dan sa...